Surat PHP (Putus Hubungan Pacaran )
Oleh Mutya Tanpa Nama Kemarin jam 22:50
Surat PHP(Putus Hubungan Pacaran)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Ba’da tahmid dan shalawat…
Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan
nafas padaku dan padamu untuk segera
memperbarui taubat.
Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang
jauh lebih baik darimu.yang tak
Tak Pernah Mengantuk dan tak Pernah Tidur. Yang
siap terus menerus Memperhatikan dan
mengurusku.Yang selalu bersedia berduaan di
sepertiga terakhir malam.Yang siap Memberi
apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta,Berkuasa,
dan Memiliki Segalanya.
Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa
dibanding Dia.Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di
hadapanNya.Dan, akhi, aku khawatir apa yang
telah kita lakukan selama ini membuatNya murka.
Padahal Ia Maha Kuat, Maha Gagah,Maha Perkasa,
Maha Keras SiksaNya.
Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang
telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan
olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling
pandang yang kita lakukan, marah karena setitik
sentuhan kulit kita yang belum halal itu,marah
karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus
membonceng motormu, marah karena pernah
ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang
lamunanku yang selalu membayang-kan
wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua
belum terlambat. Kalau kita memutuskan
hubungan ini sekarang, semoga Ia mau
Memaafkan dan Mengampuni.Akhi, Ia Maha
Pengampun,Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima
Taubat, Maha Penyayang,Maha Bijaksana.
Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan
untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada
selainNya. Tapi tak cuma aku,akhi. Kau pun bisa
menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai
dan dimuliakan.
Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-
laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita
ini. Insya Allah,Dia punya rencana indah untuk
masa depan kita masing-masing. Kalau engkau
selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang
dibenciNya,kau pasti akan dipertemukan dengan
seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang
pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang
akan membantu-mu menjaga agamamu, agar
hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha
Allah dalam ikatan pernikahan yang suci.
Inilah doaku untukmu, semoga kaupun
mendoakanku, akhi.
Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari
memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku
akan tetap menghormatimu sebagai saudara di
jalan Allah. Ya,saudara di jalan Allah, akhi.
Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua.
Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan
kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun
memberi minum kita dengan air yang lebih manis
dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk
dari krim beku.
Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama
menulis surat ini.Aku takut ini merusak hati.
Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa
keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari
hubungan haram kita,Insya Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa
barakaatuh.
Demikianlah isi surat yang dihadiahkan oleh Salim
A.Fillah untuk kita yang saya kutip dari bukunya
yang berjudul ”Nikmatnya Pacaran
Setelah Pernikahan”.Semoga bermanfaat bagi kita
ya … Insya Allah